Editorial

Bahaya Euforia

  • Sirajudin Hasbi

    Sulit untuk merayakan gegap gempita pengunduran diri Blatter mengingat ini bisa saja jadi strategi dari sang bos yang telah berkuasa 17 tahun. Tanpa dukungan UEFA, tak jadi soal baginya mengingat konfederasi lain masih setia padanya. Ada waktu hingga Desember atau Maret tahun depan bagi sang ahli strategi untuk menyusun serangan balik dan menyiapkan penggantinya yang sepadan, seperti ketika Joao Havelange menyiapkan dirinya belasan tahun silam. Dan jika UEFA, FA, dan siapa pun yang menentang Blatter tak waspada, mereka akan kembali menerima kenyataan bahwa perpanjangan tangan rezim Blatter yang tetap akan pegang kendali.