Menjadi Pelatih Sepak Bola Usia Dini

  • Yamadipati Seno

    bacaan keren yg justru kurang dinikmati. pembaca suka dengan nostalgia….heuheuheuheu…just saying…

  • Ini bacaan bagus banget. Dan saya pribadi sangat setuju tentang adanya subsidi :D.
    Tapi sayangya kurikulum pendidikan untuk lisensi kepelatihan di Indonesia dan di Asia (AFC) sangat tertinggal. Saya pernah baca materi untuk lisensi B AFC, dari situ saya jadi paham kenapa sepak bola Asia (dan Indonesia) tertinggal jauh dari Eropa. Sementara Australia dan Jepang yang menyusun kurikulumnya sendiri (tidak ngikut AFC) lebih maju dibanding negara2 Asia. Sedikit saran, upgrade ilmu kepelatihan enggak cuman dari lisensi aja, banyak cara buat belajar. Lisensi emang penting, tapi ilmu (yg bener) jauh lebih penting :).

    • Hysa Ardiyanto

      Kalau ada subsidi kira-kira tepat sasaran gak ya?
      Betul. Apalagi soal kursus kepelatihan lokal banyak hal “menarik”, mungkin kalau ada yg punya pengalaman bisa berbagi. Buat belajar sering2 baca fandom.id hehe

      • Wah, gk tau mas bakal tepat sasaran apa enggak. Kata2 “subsidi” itu rawan eh, haha

  • Muhamad Murtafiyan

    Saya dan teman” membuka sekolah sepak bola dan semua yg ngajar disini adalah anak” muda yg kuliah bukan di bidang olahraga, hanya head coach kita yg mempunya ijazah di bidang sepak bola karena lulusan unj. Tapi tanpa lisensi kita tetep mengajar dengan kurikulum bertaraf international yg kita ambil dari erofa, tujuan kita satu membangun sekolah ini untk menjauhkan anak” dari gadget, kami tadi mematok tarif yang mahal, kami hanya mematok 35rb/anak, kami pun tidak pernh mendapat untung mskipun kami mrelakan jam kerja kami, meskipun skolahnkami murah tp kami tetap mempunyai jenjang karir untuk ke jalur atlet dengan chanel yg kami punya, ingin rasanya kami mengikuti kursus pelatih, tp biaya yg sangat mahal yg membuat kami urung untuk mengikutinya, tapi kami tetap bangga meskipun baru bernjalan 2 bulan kami sudah bisa meraih gelar juara di tafisa world games 2016 di ancol dalam rana streetsoccer, smoga di luar sana peduli dengan SDM yg kita punya dan bakat” yg bisa menjadi pondasi timnas. #asabangsasocceracademi
    Fb kami asabangsafc