Persebaya dalam Lembaran Buku

  • Sirajudin Hasbi

    Persebaya tahun ini memasuki usia 88 tahun. Usia yang sudah cukup tua untuk klub yang berdiri di Indonesia, meski tidak jadi yang paling tua karena ada yang lebih senior seperti PSM Makassar, UNI Bandung, Persis Solo, UMS Jakarta, PPSM Magelang, dan lainnya. Tapi, Persebaya suka atau tidak harus diakui sebagai salah satu penanda penting dari sepak bola Indonesia. Inilah klub yang jadi ikon Surabaya dan bahkan Jawa Timur, seperti halnya Persib Bandung di Jawa Barat. Namun, dalam lima tahun terakhir nasibnya tak menentu. Bukan karena sudah tak ingin hidup melainkan lebih karena tekanan dari penguasa dan permainan elit sepak bola negeri ini yang tampak tak menghendaki kehadiran Persebaya. Klub kebanggaan bonek ini diupayakan degradasi, dikloning, hingga coba dihapuskan. Tapi, itu semua tak bisa menghilangkan cinta. Rasa cinta yang tulus dan tak bisa digadaikan dengan uang dari Bonek telah mengingatkan kita semua bahwa Persebaya masih ada dan akan terus ada. Kebangkitan untuk berkiprah di liga negeri ini hanya tinggal menunggu waktu.