Mimpi-mimpi yang Terbang Melayang di Stadion Persijam

  • Pebrian

    Keren nian bg!

    • Arif

      Cubolah tulis di sini tu ee, peb :p

  • Ridho Oktama

    ayo bangkit sepakbola jambi.
    stadion ini jarang di pake ya, kemaren 2014/15 sempat main disitu di liga smanda.

    • Arif

      kemarin abis balik lagi dah renov, katanya Fasya mau fokus ke stadion ini. Tapi ya gitu, percuma jg kl fokus dan udah buang uang milyaran tp gaada klub bolanya. Semacam sia-sia.

      • dawai mas

        menciptakan club bola bukan semudah mambalikkan telapak tangan bro. ketika hanya bisa bicara saja semua orang juga bisa bahkan anak kecil yang blm perpendidikan tinggi pun bisa .

        • Arif

          saya paham soal itu mz. sepak bola pertama soal uang, kedua soal manajemen, ketiga soal semua pihak yang mendukungnya. gaada yang bilang mudah. saya hanya iri dengan teman2 yang punya klub bola dan bisa menerapkan “support your local club” secara kaffah.

          soal berbicara bahkan anak kecil juga bisa? benar, hanif amin adalah penulis termuda di fandom dengan usia 16 tahun. yaudah saya tunggu tulisan anda di fandom yah kalo gitu.

  • dawai mas

    Artikel yang menarik sekali.. paham betul lah rupanya. harus nya anda juga paham klu sebelum bang jon pesepak bola jambi yang lebih dulu melegenda adalah Bujang Nasril, yang menciptakan Gol semata wayang tendangan setengah lapangan saat Tanah Air melawan Korea Selatan, anda berbicara pelatih kacang gurem, apa anda mampu untuk menjadi seorang pelatih. bicara saja gampang bro. artikel anda ini malah membuat sisi negatif bagi generasi muda Sepak Bola Jambi.

    • Arif

      rata-rata guru olahraga, atau mentok2 yang dulu pemain pro. ga jago taktikal, tapi paham teknis dan jago memotivasi. ya ga bilang sisi negatif, tapi ya, kalau kenyataannya gitu ya gimana? sampai sekarang saya masih kecewa sepak bola ga di support, sementara teman2 saya dan termasuk saya, sudah sampai lelah dan meninggalkan olahraga yang sempat menjadi mimpi kami ini.

      • dawai mas

        kesalahan sepak bola kita adalah masalah cara mendidik anak2 usia dini yang salah, mulai dari marak nya pencurian umur, anak2 sudah dibekali sikap tidak sportif dan curang dari usia dini nya demi kepuasaan sang pelatih. saya juga salah seorang pelatih di salah satu SSB di Stadion Persijam. meski saya baru tapi saya tidak sekedar mengandalkan main dari hari ke hari. ketika anak2 belajar saya pun belajar. ketika kita belajar taktikal artinya kita harus pahami betul manajemen / cara dan ide2 sebagai landasan awal. karena setiap anak yang akan dibentuk berbeda-beda karakter, sifat… sebuah taktik pun tidak akan tercipta tanpa adanya teknis dan motivasi.

        • Arif

          saya ga masalahin soal etos, dan lain-lain. teknologi udah maju banget bahkan kita bisa belajar bola dari fm. yang saya masalahin, anak-anak ini kalau mereka sudah waktunya berkembang dan mentas di lingkup yang lebih gede akan kemana? itu yang selama ini tampak samar2 mengingat kompetisi aja kita ga punya arah yang jelas.

          • dawai mas

            nah disini saya jelaskan fungsi ssb sendiri adalah hanya sebagai wadah dimana anak2 bisa belajar bermain sepak bola dengan baik… ssb adalah sekolah sepak bola sama seperti kita sekolah dasar, menengah dan tingkat atas artinya sekolah bola memiliki batasan, berbeda dengan akademi sepak bola yang pemain nya adalah pilihan dan memiliki sebuah tujuan khusus, namun untuk masuk ke akademi itu butuh biaya yang sangat besar, dan itu ditanggung sendiri. setidak nya ketika sekolah sepak bola di bangun itu adalah sbuah arahan kepada anak2 agar terhindar ke hal yang negatif (contoh : Narkoba) . salah satu contoh pemain muda Tanah Air kita Tristan Alif Naufal yang di panggil oleh Akademi klub2 besar eropa, dia pun butuh dana yang sangat besar untuk kesana. satu lagi stadion persijam bukanlah stadion kosong. namun di atas rumput itu anak anak Jambi belajar. meski tak semegah seperti diluar sana.