Hari menjelang senja ketika empat penggila bola bertemu di sebuah café pastry di pusat kota Yogyakarta. Mereka yang pada awalnya dipertemukan di jejaring sosial itu berbincang hangat seputar sepak bola dan tentang bagaimana dunia yang kita tinggali ini kini berkembang.

Pertemuan yang terjadi sekitar dua tahun lalu itulah yang menjadi cikal bakal berkembangnya Football Fandom, media alternatif berbasis komunitas. Seperti halnya dunia, kami juga berkembang. Mengalami masa suka dan dua, kemajuan, serta pernah pula merasakan pahitnya kemandegan.

Jika pada awalnya kami sekadar mengelola website maka kini sudah jauh berkembang. Bahkan melampaui harapan yang sempat kami sampaikan pada masa itu. Harapan untuk menjadi sarana edukasi perlahan tapi pasti mulai terwujud. Lebih dari itu kami kini sudah memiliki foundation agar kehadiran kami tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tapi juga komunitas masyarakat yang lain. Kami hidup dari komunitas dan ingin menjadi bagian dari perkembangan komunitas lain.

Oleh karena itu kami terbuka untuk bersinergi dengan komunitas lain. Jika ingin belajar menulis dan penelitian, maka anda bisa menjadikan Fandom sebagai salah satu tempat untuk menggali ilmu. Apabila punya mimpi untuk membangun komunitas yang bermanfaat, Fandom siap terlibat karena kami punya mimpi serupa.

Ada baiknya kami tak menulis terlalu panjang tentang diri kami. Anda bisa membaca website ini untuk tahu project apa saja yang kami kerjakan. Jika anda ingin bertanya seputar Fandom bisa melalui kontak yang disediakan di blog ini. Kami dengan senang hati untuk menjawab setiap pertanyaan apapun dari anda.

 

Salam,

Sirajudin Hasbi