• enas .kusuma

    filosofi klub bola agak beda dengan korporasi. logo J memang cantik untuk penggunaan korporasi, tapi kurang pantas untuk digunakan klub bola

    • exodia

      siapa yang berhak menentukan pantas & kurang pantas?

      • enas .kusuma

        Yg berhak bikin logo = owner. Yg berhak menilai logo = fans & penikmat bola (walaupun bukan fans juve). Ukuran pantasnya = common senses. Fans bola yang nonton bertahun2 pasti sudah membentuk common senses pada diri mereka bahwa badge klub bola (eropa) ya seperti itu.

        Kalau kita lihat, logo Juve beda dengan kebanyakan klub (top) eropa kan? Unsur2 pada badge klub bola biasanya : inisial klub(ada di logo juve), simbol kota(seperti milan, torino, juve lama, FCB), simbol yg mewakili jatidiri klub (kanon di arsenal, singa di chelsea, setan di MU), gambar bola sepak dan bingkai berbentuk lingkaran, perisai, atau diamond (hal2 inilah yg mewakili filosofi suatu klub bola).

        Badge klub bola juga biasanya didesain lebih kompleks daripada logo korporat, sesimple-simple-nya logo klub itu (contoh: BVB dan gladbach), dengan penambahan unsur2 di atas, bandingkan dengan logo2 brand apparel (nike atau adidas). Dugaan saya, logo juve didesain oleh desainer yg biasa dengan logo korporat, atau juve mau bikin clothing brand dengan nama Juventus.

    • Shandy

      Filosofiny y apa emange mas?