Kisah Lahirnya Fandom Foundation

Tepat dua tahun setelah kemunculan Football Fandom, kami berhasil menginisiasi kelahiran Football Fandom Foundation. Selama sekitar satu setengah tahun bekerjasama dengan Yahoo Indonesia ada sejumlah uang yang berhasil kami kumpulkan. Setelah dipergunakan untuk menunjang operasional, ada uang yang kemudian kami alokasikan untuk berbagi dengan sesama.

Rasanya kurang lengkap jika limpahan rezeki yang kami terima ini tidak kami bagi dengan saudara yang membutuhkan. Oleh karenanya, kami sepakat untuk membentuk Football Fandom Foundation. Idenya sederhana, menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan, terutama untuk pendidikan anak-anak dan remaja, baik formal maupun informal. Selain itu juga tidak menutup kemungkinan untuk memberi bantuan kemanusiaan lainnya.

Bakti sosial ke Panti Asuhan Muhammadiyah bersama Remaja Masjid Darul Falah Susukan (R’Madas)

Kegiatan bakti sosial pertama yang kami lakukan dilangsungkan di Panti Asuhan Muhammadiyah yang berlokasi di desa Susukan, kecamatan Susukan, kabupaten Semarang. Tepat pada hari Sabtu, 5 Juli 2014, Sirajudin Hasbi, founder Football Fandom bersama R’Madas melakukan buka bersama sekaligus bakti sosial dengan anak-anak yatim (piatu) di panti asuhan.

Bulan Ramadan memang pas untuk berbagi dengan sesama. Suasana buka bersama walaupun hanya dengan hidangan yang sederhana berlangsung cukup hangat dan setiap orang yang ikut, baik penghuni panti beserta pengurus, serta dari kami menikmati suasana yang akrab bak keluarga.

Adapun maksud untuk menggandeng R’Madas selain agar dibantu penyelenggaraan bakti sosial juga untuk memberi pengalaman bagi organisasi remaja tersebut berbuat baik bagi sesama. Harapannya jika suatu saat remaja ini sudah dewasa dan punya penghasilan sendiri tidak lupa untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi yang membutuhkan.

Bantuan yang diberikan kepada panti asuhan ini berupa uang dan sembako. Menurut pengurus Muhammadiyah yang hadir, mereka senang dengan bantuan yang diterima karena bisa untuk membantu biaya sekolah anak asuh panti asuhan putra ini yang berpenghuni 15 jiwa. Di samping yang menginap, panti asuhan juga memberi santunan bagi anak yatim putri di sekitar panti yang berjumlah sekitar 20 orang. Lantaran hanya menampung putra maka putrinya hanya diberi santunan tetapi tetap tinggal bersama keluarganya.

BACA JUGA:  Tidak (Bolehkah) Hate Speech dalam Sepak Bola?

Bagaimanapun apa yang dilakukan oleh pengurus panti asuhan ini patut diapresiasi. Membantu mereka yang membutuhkan serta ikut membantu negara memenuhi janji-janji kemerdekaan yang belum sepenuhnya bisa dilakukan oleh pemerintah berkuasa.

Memberi bantuan kemanusiaan Palestina

Tidak lupa kami juga mencoba menyisihkan pendapatan untuk membantu korban perang di Gaza. Kami menyalurkan bantuan melalui Mer-C Indonesia yang kami nilai kredibel untuk menjadi organisasi yang bisa dipercaya menyalurkan bantuan. Terlebih lagi mereka mengelola Rumah Sakit Indonesia di sana.

Kepedulian ini kami sampaiakan bukan untuk sombong atau lainnya, melainkan untuk mengingatkan diri kami sendiri serta menginspirasi rekan-rekan semua agar tidak lupa bersyukur dan berbagi pada sesama yang membutuhkan. Di sekitar kita tentu masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan kita mengingat negara ini masih dihuni oleh puluhan juta penduduk miskin.

Ke depan kami ingin tetap menggiatkan Football Fandom Foundation agar lebih bermanfaat bagi sesama. Jadi, selain menyediakan bacaan sepak bola berkualitas juga bisa memberi manfaat secara kemanusiaan. Adapun rencana ke depan selain memberi bantuan bagi pendidikan juga akan membantu perkumpulan sepak bola anak-anak yang membutuhkan bantuan karena banyak anak latihan dengan peralatan terbatas seperti hanya memiliki bola tidak lebih dari 5 ataupun berlatih tanpa memiliki rompi ataupun cone. Semoga kami bisa membantu meski sedikit demi sedikit. Dan semoga rekan-rekan semua bisa terinspirasi dari apa yang kami lakukan dan tergerak untuk ikut ambil bagian.

Oleh Sirajudin Hasbi

Komentar
Akrab dengan dunia penulisan, penelitian, serta kajian populer. Pribadi yang tertarik untuk belajar berbagai hal baru ini juga menikmati segala seluk beluk sepak bola baik di tingkat lokal maupun internasional.