Razzaa Fachrezi Aziz menjadi bulan-bulanan netizen Indonesia pada tiga laga awal Piala AFF U-19 2022. Razzaa dianggap tidak layak bermain di timnas karena kesalahannya seperti umpan eror atau kemampuan mencetak golnya yang diklaim rendah.
Razzaa merupakan anak seorang petinggi Komite Olahraga Indonesia, Arlan Lukman. Atas statusnya tersebut, ia pernah dijuluki sebagai pemain titipan oleh para penggemar sepakbola.
Namun, pemuda kelahiran Jakarta, 4 Juni 2004 itu menyikapi kritikan bahkan cibiran dengan begitu dingin. Razzaa menganggap itu bentuk motivasi suporter kepadanya agar tampil lebih baik dan mau melakukan evaluasi.
Rekomendasi Jersey Fantasy dan Jaket Bertema Garuda yang Keren
Pada laga melawan Filipina di babak fase grup AFF U-19 2022, Razzaa mampu membungkam kritik yang dialamatkan kepadanya. Ia tampil cukup solid di lini depan Timnas U-19 dan mampu mencetak 1 gol dari 5 gol yang dicetak Timnas U-19 malam itu.
Razzaa sendiri mengawali kariernya di SSB Astam dan Imron School. Kemudian saat remaja dirinya bergabung dengan Persikabo 1973 youth untuk mengikuti kompetisi Elite Pro Academy. Kemudian pada tahun 2021, ia direkrut Persija Jakarta youth dan kemudian bergabung ke tim senior Macan Kemayoran. Ia juga tergabung bersama skuad Timnas U-19 untuk mengikuti ajang Toulon Cup 2022.
Setelah mencetak gol ke gawang Filipina, Razzaa melakukan selebrasi tutup telinga sambil memejamkan mata. Tentu ia ingin membuktikan bahwa dirinya bukan pemain titipan melainkan kualitas yang membawanya sampai ke timnas. Semoga Razzaa dapat selalu berkembang menjadi pemain yang lebih baik dan tentu saja lebih matang!