Setiap ruang di lapangan memiliki makna. Kemampuan untuk menguasai ruang bisa jadi jalan meraih kemenangan. Tapi, dalam sepak bola, ruang tak melulu soal luas lapangan tapi juga ruang yang berada di luar lapangan.
Jendela transfer musim panas ini diramaikan dengan berpindahnya pemain yang telah lama membela klub yang dia bela. Xavi Hernandez, Iker Casillas, Steven Gerrard, dan sederet nama lainnya meninggalkan klub yang telah mereka perkuat sejak masih remaja. Bagaimana suporter dan klub akan mengingat jasa mereka?
Memaafkan kesalahan akan membuat kita selalu menjadi pribadi yang berhati lapang, jangan sampai kita menjadi pribadi yang sulit memaafkan, menjadikan orang lain “Barbosa” yang tidak pernah termaafkan sampai harus menanggung beban moral selama puluhan tahun sampai wafat atau menjadikan orang lain “Mursyid” yang akan merasa terkucilkan karena kesalahan yang sepenuhnya bukan dilakukan oleh dirinya.
Pohon Cinta itu ditanam pada 8 Januari 2011. Itu simbol perdamaian Bonek dengan Pasoepati. Kedua kelompok suporter pernah terlibat perseteruan yang pada mulanya sulit didamaikan. Tapi, niat baik selalu menemukan jalannya.
Kekasih pesepak bola Eropa kerap disorot oleh media. Berbeda dengan pasangan pesepak bola Indonesia yang jarang diberitakan. Ada yang punya pacar/istri yang bergelut di dunia showbiz, tapi kebanyakan pemain Indonesia memilih “perempuan biasa” sebagai pendamping hidup.
Kedatangan Petr Cech membuat Arsene Wenger leluasa memilih kiper utama. Selain Cech, dia punya David Ospina dan Wojciech Szczesny. Siapa yang akan jadi pilihan pertama?




