Indra Sjafri: Kryptonite Thailand

Pelatih Indra Sjafir bagaikan kryptonite bagi Thailand. Kemenangan 5-2 Indonesia atas Thailand menambah catatan baik Indra Sjafri, tatkala timnas yang dibesutnya bertemu dengan Tim Gajah Putih.

Rekomendasi sepatu sepakbola Adidas ori!

Selama menukangi timnas, dan bertemu dengan Thailand, Pelatih Indra Sjafri lebih banyak meraih kemenangan dengan rekor 6 menang, 2 kalah, dan 1 imbang

Nama Indra Sjafri mulai dikenal publik secara luas saat berhasil menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 serta lolos ke putaran final Piala Asia U-19.

Sebelum menjadi pelatih, Indra Sjafri pernah menjadi pemain salah satu klub profesional di Padang, yakni PSP Padang Junior. Selama menjadi pemain, Indra pernah merangkap sebagai karyawan di PT Pos Indonesia.

Sepatu futsal Mills ori di sini!

Saat itu, Indra Sjafri juga terdaftar sebagai mahasiswa jurusan Ekonomi Universitas Andalas. Pada 1991, Indra memutuskan berhenti menjadi pemain sepakbola untuk lebih berfokus pada pekerjaannya.

Meski begitu, Indra Sjafri masih menyimpan hatinya untuk sepakbola. Ia mencoba meniti karier di dunia kepelatihan dengan mengikuti sejumlah kursus, dan berhasil memperoleh lisensi C AFC, hingga naik ke level A.

Berkat kerja keras yang ia takuni, Indra Sjafri bisa menjadi pelatih timnas seperti sekarang ini. Selain juara AFF U-19 pada 2013, Indra juga telah membawa Indonesia juara Piala AFF U-22 2019, dan yang paling baru tentu saja membawa Indonesia meraih emas di SEA Games 2023.

Cari produk olahraga ori dari Ortus? Klik di sini!

Komentar
BACA JUGA:  Welber Jardim: Bintang Muda Sao Paulo di Timnas Indonesia U-17
Menjadi fans Chelsea karena pengaruh bapak. Dapat disapa via akun Twitter @iiklil.