Ryan dan The Inside Wing

The Inside Wing akhirnya rampung juga. Melalui proses yang cukup panjang sejak direncanakan pertama kali tahun lalu, buku ini akhirnya bisa dihadirkan oleh Fandom di tengah-tengah semarak perhelatan Piala Dunia.

Buku ini dikerjakan dengan cukup hati-hati oleh Ryan, selaku penulis. Dia berkonsultasi dengan banyak teman yang memiliki latar belakang berbeda. Mulai dari pelatih, penulis sepakbola, editor, ahli bahasa, dan tentunya dengan desainer terkait pengemasan estetika buku ini.

The Inside Wing bisa menjadi penanda penting dalam daftar buku sepakbola yang terbit di Indonesia. Buku ini mengupas mengenai taktik sepakbola seutuhnya. Ia serupa kamus pegangan untuk siapa pun yang bekerja di sepakbola maupun para penikmatnya.

Ketekunan dan kedisiplinan penulis untuk menyertakan tangkapan layar maupun grafis akan membantu pembaca memahami apa yang dimaksud Ryan dalam teksnya. Perpaduan teks dan grafis ini memudahkan kita untuk mencerna.

Dengan begitu, diharapkan makin banyak publik sepakbola Indonesia yang memahami istilah taktik. Hal ini penting untuk bisa mengejar ketertinggalan bangsa ini dari negara sepakbola maju. Semakin banyak yang memahami sepakbola dengan seutuhnya, diharapkan tata kelola dan prestasi sepakbola Indonesia bisa ikut terangkat.

Namun, kami tidak sekadar menyiapkan buku ini. Ryan dan beberapa teman lain, seperti Qo’id Naufal, terjun langsung. Merintis karier pelatih dari bawah, dari tim kelompok usia dan perlahan dipercaya untuk naik level. Naufal setelah melatih FC UNY, kini berstatus sebagai asisten pelatih Persibangga Purbalingga.

Ryan dengan teman-teman di Mojokerto dan Surabaya mulai menyemarakkan pembinaan pemain usia dini. Kegiatan pelatihan digelar dengan melibatkan tokoh nasional, seperti Ganesha Putera dan Ricky Nelson.

Ricky Nelson sendiri dalam buku ini turut menjadi salah satu pembaca awal dan memberikan endorsement. Guntur Cahyo Utomo yang kembali menjadi asisten pelatih Timnas U-19, memberikan kata pengantar untuk buku ini.

Baca Juga:  [BUKU] Imagined Persebaya: Persebaya, Bonek, dan Sepak bola Indonesia

Kita semua yang terlibat dalam proses buku ini sepakat bahwa salah satu hal paling mendasar untuk kemajuan sepakbola Indonesia adalah pentingnya pemahaman “melihat sepakbola dengan kacamata sepakbola” dan buku ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk itu.

Semoga buku ini bisa diterima pembaca dengan baik serta bisa memberi sumbangsih untuk sepakbola Indonesia yang lebih baik.

Komentar
Sirajudin Hasbi
Akrab dengan dunia penulisan, penelitian, serta kajian populer. Pribadi yang tertarik untuk belajar berbagai hal baru ini juga menikmati segala seluk beluk sepak bola baik di tingkat lokal maupun internasional.