Perlukah Italia Menaturalisasi Joao Pedro?

Ciro Immobile, Dusan Vlahovic, Giovanni Simeone, Duvan Zapata, dan Joao Pedro mengisi lima besar daftar pencetak gol terbanyak di Serie A 2021/2022 sampai pekan ke-16.

Bila memerhatikan nama Immobile, Vlahovic, dan Zapata, mungkin dahi kita takkan berkernyit. Pun dengan Simeone yang tengah menikmati petualangannya bareng Hellas Verona.

Akan tetapi, presensi Joao Pedro di situ cukup mengagetkan. Pasalnya, lelaki berpaspor Brasil ini sanggup meneruskan tren apiknya sejak dua musim silam dengan konsisten mencetak gol.

Sembilan gol yang telah digelontorkan Joao Pedro bernilai lebih dari 50 persen gol Cagliari sejauh ini. Tak sampai di situ sebab ia juga telah menorehkan 3 asis.

Artinya, ada ketergantungan dari klub asal Pulau Sardinia tersebut kepada sosok berumur 29 tahun ini kendati gol-golnya belum mampu mengatrol posisi Gli Isolani dari zona degradasi.

Italia Butuh Naturalisasi?

Setelah kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa beres. Muncul sejumlah hasil tak terduga.

Salah satunya tentu kegagalan Italia yang merupakan juara Piala Eropa 2020 buat lolos otomatis ke Qatar.

Hal demikian terjadi akibat Gli Azzurri kehilangan poin-poin penting dalam sepasang laga terakhir di babak kualifikasi.

Mereka ditahan imbang Swiss dan Irlandia Utara. Alih-alih finis sebagai pemuncak Grup C, anak asuh Roberto Mancini harus puas menempati posisi runner up.

Situasi itu memaksa Gli Azzurri untuk menjalani babak playoff Piala Dunia 2022 untuk memastikan partisipasinya. Oleh banyak pihak, hal ini menjadi sorotan tajam mengingat Italia adalah kampiun Eropa.

Pada babak playoff yang sudah diundi beberapa waktu lalu, Italia berada di path 3. Mereka akan bersua Makedonia Utara di semifinal.

Bila menang, mereka akan menantang dua negara tangguh lainnya, Portugal atau Turki yang berhadapan di semifinal lainnya.

BACA JUGA:  Museum Kecil untuk Alisson

Tak mudah? Tentu saja. Negara-negara yang beraksi di babak playoff adalah negara dengan kemampuan apik dan penuh determinasi. Kebanyakan dari mereka memang apes sehingga gagal lolos otomatis.

Salah satu biang keladi yang diapungkan sehingga Italia tak melaju mulus ke Qatar adalah persoalan akut di lini serang.

Walau tak kelewat subur, absensi Immobile bikin sektor depan kurang beringas. Sementara Andrea Belotti, Giacomo Raspadori, dan Gianluca Scamacca yang didapuk sebagai pelapis belum mampu mengisi slot kosong itu dengan baik.

Di sisi lain, Mancini juga belum memercayai figur semisal Roberto Piccoli atau Andrea Pinamonti buat menghuni lini depan Gli Azzurri.

Keadaan inilah yang memicu ide naturalisasi pemain. Kabarnya ada tiga sosok yang bakal dinaturalisasi yaitu Roger Ibanez (AS Roma), Luiz Felipe (Lazio), dan Joao Pedro.

Berbeda dengan dua nama lainnya, Joao Pedro tak memiliki darah Italia dari orang tua maupun keluarganya.

Namun ia beristrikan perempuan asli Negeri Pizza sehingga punya paspor Italia dan semua anaknya lahir di Sardinia. Pemain bernomor punggung 10 itu sendiri sudah merumput di Cagliari sejak musim 2014/2015.

Poin-poin di atas bisa memudahkan sosok yang piawai bermain sebagai second striker maupun striker ini mendapat kewarganegaraan Italia.

Walau demikian, ada cukup banyak tifosi yang menentang ide naturalisasi. Banyak yang menganggap bahwa para pemain yang sedang dipertimbangkan tak memiliki kapasitas prima seperti yang dibutuhkan.

Beberapa tahun terakhir, Gli Azzurri memang kian akrab dengan memanggil pemain-pemain yang memiliki darah Italia.

Emerson Palmieri, Jorginho, dan Rafael Toloi bahkan tergabung ke dalam skuad Italia di Piala Eropa 2020.

Kendati begitu, menaturalisasi Joao Pedro perlu pengkajian lebih dalam. Pasalnya, ia pernah memperkuat Brasil U-17 di Piala Dunia U-17 tahun 2009.

BACA JUGA:  Tawa dan Tangis Haris Seferovic

Brasil sendiri tampaknya takkan kehilangan sosok Joao Pedro mengingat mereka sudah memiliki nama-nama seperti Roberto Firmino, Gabriel Barbosa, Gabriel Jesus, Neymar, Richarlison, sampai Vinicius Junior buat mengisi lini depan.

Joao Pedro sendiri menyambut ide memperkuat Italia dengan perasaan gembira. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku siap andai Mancini benar-benar menjadikannya bagian skuad Gli Azzurri.

Italia memang butuh juru gedor buat memperkuat mereka pada babak playoff Piala Dunia 2022 nanti.

Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 akibat kalah dari Swedia dalam fase playoff tak boleh diulangi.

Berangkat ke Qatar adalah keharusan. Terlebih mereka berstatus sebagai juara Piala Eropa 2020. Tak mampu tampil di Qatar akan menjadi aib bagi Italia.

Mungkinkah Joao Pedro yang tengah moncer bersama Cagliari menjadi jawaban atas kebutuhan Gli Azzurri?

Komentar
Mahasiswa penggemar sepakbola yang berasal dari Tangerang Selatan.