Masangin dan Sepak Bola: Menutup Mata, Membuka Batin, Melupakan Sampiran

Pemain Indonesia kerap membawa bola terlalu lama. Perilaku yang tidak efektif dan efisien, meski elok untuk disaksikan. Sepak bola Indonesia seringkali mempertontonkan hal yang menarik tapi bukan inti dari permainan untuk meraih prestasi.

Cinta Casillas yang Bertepuk Sebelah Tangan

Iker Casillas pergi meninggalkan Real Madrid ke Porto. Tak ada sajian yang luar biasa untuk menghormati dirinya seperti ketika klub lain mengantarkan legendanya pergi. Jauh dari hingar bingar tapi tentu tak ada seorang pun yang tak tersentuh dengan kepergian sang legenda. Terlebih untuk yang menyaksikan konferensi pers terakhirnya.

Arsenal Berhati Nyaman: Sebuah Kritik Identitas

Keistimewaan Jogja dewasa ini sudah dikorup maknanya oleh para investor dan stakeholder rakus yang tak lagi mengindahkan adagium Hamemayu Hayuning Bawono. Agar tak kehilangan identitasnya, semua elemen Jogja bisa belajar dari Arsenal.

Seto Nurdiantoro dan Rencana Keuangan Pesepak Bola

Berhentinya kompetisi berarti pemasukan bagi para pemain turut berhenti. Maka dari itu, para pesepak bola, khususnya pesepak bola Indonesia, perlu pandai-pandai mengatur keuangannya.

Mencintai Sepak Bola Lokal dengan Skripsi

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan suporter untuk mewujudkan kecintaan terhadap klub kesayangan mereka masing-masing. Ada yang bernyanyi, melakukan atraksi-atraksi, sampai berkelahi. Namun kini sudah mulai bermunculan suporter-suporter yang mewujudkan kecintaan pada klub lewat sebuah karya agung bernama skripsi.

Merawat Ingatan di Omah Bersama

Sembari berjalan, perbaikan demi perbaikan akan terus dilakukan. Begitu tegas Dimaz mengenai keinginannya untuk terus berkarya di OBA.