Avatar
Andi Ilham Badawi
6 Articles0 Comments

Andi Ilham Badawi, penikmat sepak bola dari pinggiran. Sering berkicau di akun twitter @bedeweib

Musim Dingin yang Disambut Chelsea dengan Senyum Ceria

Winter is coming. Begitu istilah di semesta Game of Thrones untuk menandakan datangnya periode kegelapan, bersamaan dengan tumpukan salju yang menutupi cerobong asap. Namun di jagad sepakbola, terutama Eropa, musim dingin adalah pertanda datangnya dua hal, libur kompetisi (kecuali di…

Selamat Datang Kembali Persik

Penantian panjang berakhir lusa malam (22/11). Drama babak adu penalti versus Persiraja Banda Aceh di semifinal Liga 2 musim 2019 berhasil dimenangkan oleh Persik Kediri. Hasil itu bikin tiket otomatis menuju Liga 1 musim 2020 tergapai sudah, menyusul Persita Tangerang…

Tammy Abraham dan Mantra Penghapus Kutukan

Tammy Abraham melangkah penuh keyakinan. Di bawah mistar gawang lawan, Adrian bersiap sembari menggoyang-goyangkan badannya. Penendang kelima di babak adu penalty dalam final Piala Super Eropa 2019 ini adalah penentu nasib Chelsea pada selang menit berikutnya. Harapan segenap fans seketika…

Keajaiban Leicester City

Dalam setiap ketidakmungkinan, selalu terselip kemungkinan-kemungkinan yang ronanya begitu ajaib. Di kompetisi Liga Primer Inggris, Leicester City adalah satu dari sedikit rona keajaiban tersebut, khususnya dalam beberapa musim pamungkas. The Foxes merupakan anomali di antara hitungan mesin statistik dan prediksi…

Nasib Solskjaer dan Harapan Menjadi Pelatih ‘Supersub’ Manchester United

Kota Manchester bersisi dua. Ibarat Dewa Janus dalam folklor Romawi kuno, kedua sisi itu mengumbar wajah berbeda. Satu sisi mengumbar masa lalu dan sisi lainnya menampakkan masa kini. Sisi yang satu memperlihatkan kebangkitan sedangkan sisi lainnya mempertontonkan kejatuhan. Kedua sisi…

Terbenam dan Tersingkir di Milan

Sejarah mungkin berulang. Namanya kemungkinan, kadang bertaut ketidakmungkinan. Pertanyaannya kemudian, entah kapan AC Milan bisa gagah seperti yang dulu? Bertarung di pentas tertinggi Eropa atau bersaing memperebutkan trofi domestik. Semua itu, terasa bak khayalan tingkat tinggi. Delapan tahun silam, trofi…