Harri Rahmad Fadil
Harri Rahmad Fadil
19 Articles0 Comments

Tidak percaya diri dengan tulisan sendiri, penganut aliran britpop yang (belum) taat, pemalas, bungkuk dan suka sekali makan pisang.

Dusan Vlahovic, Mesin Gol yang Dirindukan Fiorentina

Tatkala memutuskan hijrah ke Italia dengan menerima pinangan Fiorentina, tak ada hal muluk yang terbersit dalam benak Dusan Vlahovic. Pasalnya, ia pindah pada usia yang belum menembus kepala dua. Pemain setinggi 190 sentimeter ini dicomot La Viola dari salah satu…

Fiorentina dan Parma yang Tersingkir dari Il Sette Magnifico

Bagi para penggemar Serie A, istilah Il Sette Magnifico (Tujuh yang Terkuat) sudah pasti tak asing. Lahir pada era 1990-an, AC Milan, AS Roma, Fiorentina, Internazionale Milano, Juventus, Lazio, dan Parma, menjadi anggota ‘geng’ ini. Label itu muncul bukan tanpa…

Ikhtiar Davide Ballardini Menyelamatkan Genoa

Dalam kurun 13 laga pada awal musim Serie A 2020/2021, Genoa yang diasuh Rolando Maran hanya memenangkan satu laga. Alhasil, I Grifoni terdampar di zona merah dan terancam turun kasta. Ogah klubnya mengalami itu, Enrico Preziosi selaku Chairman lantas mendepak…

Sengitnya Persaingan Memperebutkan Titel Ligue 1

Dalam satu dekade terakhir, kompetisi Ligue 1 dianggap tak seru oleh banyak pengamat. Apalagi alasannya kalau bukan kedigdayaan Paris Saint-Germain (PSG) yang dihuni banyak pesepakbola kelas wahid dan menjadi kampiun di tujuh edisi. Semenjak Qatar Sports Investment (QSI) mengakuisisi klub…

Menyoroti Kiprah Fortuna Sittard dan Giorgos Giakoumakis

Dalam konstelasi sepakbola Belanda, Fortuna Sittard bukanlah kesebelasan top. Sepanjang berkiprah di level profesional, mereka belum pernah memenangkan titel Eredivisie. Prestasi paling apik kesebelasan yang berdiri 1 Juli 1958 ini adalah menjuarai Piala KNVB sebanyak dua kali yaitu musim 1956/1957…

Jangan Sampai Terdegradasi, Cagliari!

Awan gelap belum mau beranjak dari Stadion Sardegna Arena. Sang empunya rumah, Cagliari, akhir pekan lalu (20/2) tersungkur di hadapan tamunya, Torino. Gol tunggal Gleison Bremer sudah cukup buat menekuk Joao Pedro dan kawan-kawan. Hasil negatif tersebut merupakan yang ketiga…