Syafawi Ahmad Qadzafi
31 Articles0 Comments

Lahir di Jogja tapi besar dan belajar cinta sepak bola dari Pelita Solo dan Persijatim Solo FC. Tukang modifikasi dan renovasi kalimat di Indie Book Corner (IBC). Masih bermimpi jadi atlet kayang pertama yang berlaga di UFC World Champion. Biasa nggambleh di @dafidab

Maaf Rossi, Tidak Ada Keajaiban di Valencia

Ketika Valentino Rossi memulai balapan di Valencia dari posisi paling belakang, pendukungnya berharap dia bisa menyodok ke depan. Rossi sempat melejit, tapi harapan tak sepenuhnya terpenuhi.

Valentino Rossi dan “Furbizia” Spanyol ala Serie A

Valentino Rossi menerima hukuman berat akibat insiden di sirkuit Sepang, Malaysia. Dia bukan orang Italia yang fasih melakukan furbizia.

Bagaimana Anda Mengeja Kata “Pele”?

Jika Anda akan menggunakan kata “perfect”, maka Pele hampir ada di sana. Ia adalah pesepak bola terbesar dalam sejarah permainan ini. (Franz Beckenbauer)

Tapak Tilas Prestasi dan Mulut Besar Romario

“Jika dia melihat saya sedikit gugup dari biasanya dalam menghadapi pertandingan besar, dia datang kepada saya dan berkata; “Tenang saja, Pelatih, aku akan cetak gol dan kita akan menang.” Luar biasanya adalah delapan dari sepuluh kali dia mengatakan itu, maka dia benar-benar mencetak gol dan kami benar-benar menang,” Guus Hiddink.

Kisah Shilton yang Ditaklukkan “Tuhan”

“Saya tidak akan meminta maaf kepada Shilton atau siapa pun. Tujuan sepak bola adalah mencetak gol…“ Diego Maradona

Lenyapnya “Phantom Dribble” Van Basten di Rimba Serie A

Marco Van Basten hingga kini dikenang sebagai salah satu penyerang paling berbakat yang pernah ada. Dia punya kemampuan istimewa yang tak semua pemain bisa memilikinya.