William Saliba tampil memukau sebagai benteng Arsenal pada laga pembuka Liga Inggris 2022/2023 saat bersua Crystal Palace di Selhurst Park. Ia berduet dengan Gabriel Magalhaes sejak menit pertama dan mencatatkan clean sheet perdana bagi The Gunners.
Secara statistik individu, Saliba tebilang sangat moncer. Bek berusia 21 tahun ini mencatatkan 94 % akurasi passing, memenangkan 100% duel udara dan 6 kali clearance.
Berkat peformanya pada laga tersebut, Saliba mendapatkan gelar Man Of The Match sekaligus memperoleh banyak pujian baik dari pelatih, pemilik, dan fans Meriam London.
Rekomendasi Jersey Fantasy dan Jaket Bertema Garuda yang Keren
Bahkan dalam sebuah wawancara bersama Metro.co.uk, bek legendaris Manchester United, Gary Neville mengatakan gaya bermain Saliba pada laga melawan Crystal Palace mirip dengan rekannya dulu, Rio Ferdinand.
Hal ini tentu menjadi bukti bahwa dirinya layak berada di skuad asuhan Mikel Arteta setelah beberapa musim lalu sempat dipinjamkan ke tiga klub Prancis yaitu Saint Etienne, Nice dan terakhir Marseille.
Masa peminjaman malah membuat pria berkebangsaan Prancis itu semakin matang dalam menjalankan perannya sebagai seorang bek. Pria dengan nama lengkap William Alain André Gabriel Saliba ini lahir di Bondy, sebuah kota kecil di Perancis pada 24 Maret 2001.
Ia lahir di keluarga yang suka dengan sepakbola. Ayahnya berasal dari Lebanon sementara sang Ibu adalah keturunan Kamerun. Menariknya, penemu bakat sepakbolanya adalah ayah dari Kylian Mbappe, Wilfred.
Kemudian Saliba didaftarkan Wilfred ke akademi sepakbola di mana Mbappe berlatih, yaitu AS Bondy Youth. Selama enam tahun di akademi, ia dilatih langsung oleh ayahnya Mbappe sehingga tidak heran bila hubungan antara Saliba dan Mbappe begitu dekat.
Kemudian ia melanjutkan petualangannya ke klub Montfermeil U17. Di sana, awalnya Saliba adalah seorang striker. Namun karena kurang berkembang, kemudian ia digeser menjadi pemain bertahan.
Tampil solid pada ajang turnamen U-17 di Perancis membuat Saint Etienne kepincut untuk meminangnya pada tahun 2017 saat usianya masih 17 tahun. Saliba hanya membutuhkan waktu dua tahun sebelum ia mendapatkan promosi ke tim utama Saint Etienne yang berlaga di Ligue 1 pada musim 2019/2020.
Tampil reguler dalam 36 laga bersama Les Verts, membuat Arsenal merekrutnya pada tahun 2020 silam. Tapi sayang, selama 2 musim bersama klub yang mempunyai markas di Emirates Stadium itu, ia sangat jarang mendapatkan menit bermain. Saliba akhirnya dipinjamkan klub lain.
Musim 2022/2023, pemain bernomor punggung 12 ini mencoba menemukan peforma terbaiknya lagi dan berharap mampu tampil regular sebagai starting eleven pilihan Arteta. Akankah Saliba bisa membawa Arsenal bersaing lagi di papan atas Liga Inggris musim 2022/2023?