Francesco Totti, Melody, dan Kapten yang Tak Tergantikan

  • Budi Windekind

    Saya suka pengibaratan tentang Wenger itu. Sungguh syahdu sekali.

    • Alief Maulana

      Ya mau gimana lagi, Mbah Bud. Ya begitulah adanya.

  • LegiaBoy

    Totti makin ciamik dipenghujung karir, beban untuk De Rossi makin besar.

    • Alief Maulana

      Yupz. Semakin lama Totti bermain, semakin lama pula De Rossi memegang titel “Futuro Capitano”

  • Damar Yahya Firmanto

    Ujung ujungnya JKT48 hhha. Analogi yg bagus.

    • Alief Maulana

      Karena JKT48 adalah koentji ~~

  • Fajarrusalem

    mas ayo ke theater nonton te wo tsunaginagara, nanti hi touch sama einjel

    • Alief Maulana

      Masss. Sa sebel sama Einjel :p

      • Fajarrusalem

        saya jg mas, terakhir ke teater bilang, “poni kamu yg skg jelek, bagus yg lama” trus dia cemberut

        • Alief Maulana

          Sudah, mas, sudah. Jangan dilanjutkan. Nanti dia baca ini. Bahaya.

  • Jacob

    FYI Melo bukan GM JKT48, cuma sekedar General Manager Theater aja.

    • Alief Maulana

      Terima kasih koreksinya, mas.

  • Mikazen Blazenist

    Baru membaca artukel ini, dan setelah menyelesaikan 2 kalimat ini : “Meskipun lebih suka bercanda, Totti tetaplah serius ketika membahas
    mengenai sepak bola dan AS Roma. Mungkin hidupnya hanya tentang AS Roma.” Saya anggap sudah menjadi penutup artikel.

    Sebab paragraf selanjutnya hanyalah ketikan-ketikan untuk “penetralisir” saja dari ‘kegundahan’ si penulis. 😀