5 Rising Star Musim 2022/23

Potret Rising Star 2022-23, Khvicha Kvaratskhelia.
Potret Rising Star 2022-23, Khvicha Kvaratskhelia.

Musim 2022/23 menghadirkan sejumlah ‘Rising Star’ yang menarik disimak. Performa impresif mereka di musim ini khususnya membuat nama pemain-pemain Rising Star tersebut semakin melambung. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

1. Khvicha Kvaratskhelia.

Penampilan Kvaratskhelia bersama Napoli di musim ini sangatlah impresif. Dengan catatan 12 gol dan 10 asis dari 34 laga yang dimainkannya di Serie A, Kvaratskhelia sukses mempersembahkan Scudetto untuk Napoli setelah puasa gelar 33 tahun lamanya.

Padahal, ini baru musim perdananya Kvaratskhelia bersama Napoli. Ia baru dibeli oleh Napoli pada 1 Juli 2022 dari Dinamo Batumi, dengan harga cuma sekitar 10-12 juta Euro. Dengan penampilan spektakulernya di musim ini, harga Kvaratskhelia ditaksir bisa mencapai 100 juta Euro.

2. Kaoru Mitoma

Permainan apik Mitoma musim ini turut membuat Brighton sukses meraih tiket ke Liga Europa musim depan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Sejak ditangani pelatih anyar mereka, Roberto De Zerbi, performa Mitoma langsung menanjak dengan tajam. Di akhir musim, pemain asal Jepang tersebut sukses membukukan 7 gol dan 5 asis dari 33 laga yang dimainkannya di Premier League.

3. Kim Min-jae

Sama seperti Kvaratskhelia, Kim Min-jae baru dibeli Napoli pada Juli 2022 yang lalu. Ia ditebus dari Fenerbahce dengan harga 18 juta Euro saja.

Meski baru menjalani musim pertamanya di Italia, pemain asal Korea Selatan tersebut langsung menjadi bek tengah andalan Napoli yang sulit untuk ditembus. Pertahanannya yang kokoh juga turut berhasil membuat Napoli meraih gelar juara liga di akhir musim.

4. Julian Alvarez

Nama Julian Alvarez mungkin menjadi salah satu pembelian tercerdas Manchester City. Sebagai klub ‘sultan’, Manchester City membeli Alvarez dari River Plate dengan harga cuma sekitar 18 juta Euro.

BACA JUGA:  Dagelan PSSI yang Tak Kunjung Habis

Permainan Alvarez bersama The Citizens pun juga terbilang sangat efektif. Meski harus bersaing dengan Haaland yang terpilih sebagai pemain starter, Alvarez tetap mampu bersinar dengan 14 golnya.

Bersama Argentina, kinerja Alvarez pun juga sangat luar biasa. Ia berhasil membawa Argentina sebagai Juara Piala Dunia 2022 dengan 4 gol yang dibuatnya. Usianya pun juga masih sangat muda, yakni 23 tahun.

5. Alejandro Garnacho

Erik ten Hag cukup banyak memberi waktu bermain bagi Alejandro Garnacha bersama tim senior Manchester United di musim ini, walau usianya masih 18 tahun.

Meski demikian, Garnacho juga membalas kepercayaan sang pelatih dengan baik. Bermain selama 559′ menit di Premier League, Garnacho memberikan kontribusinya dengan 3 gol dan 2 asis.

Catatannya belum terlalu impresif secara hasil, tapi secara permainan, Garnacho memiliki potensi yang menjanjikan. Jika dipoles dengan baik, maka bukan tidak mungkin Garnacho bisa mengikuti jalan sukses pendahulunya sebagai pemain akademi Manchester United.

Komentar
Menjadi fans Chelsea karena pengaruh bapak. Dapat disapa via akun Twitter @iiklil.