Cody Gakpo: Thierry Henry Era Baru?

Cody Gakpo (fotmob.com)
Cody Gakpo (fotmob.com)

“Dia (Henry) lebih dari seorang striker, dia juga tinggi dan dia suka bermain di luar seperti saya, jadi saya suka menonton klip dia dan mencoba belajar sesuatu darinya: cara dia masuk dari kiri dan menembak dengan kaki kanannya.” Itu adalah jawaban Cody Gakpo ketika ditanya The Times mengenai sang idola Thierry Henry.

Cody Gakpo adalah penggemar berat legenda Arsenal tersebut. Dari vidio aksi Henry yang ia tonton, ia mencoba menirunya semirip mungkin. Dan sejauh ini winger PSV Eindhoven itu cukup berhasil mengcopy apa yang ditunjukan Henry ketika berseragam Meriam London dulu.

Atribut Cody Gakpo

Sebagai seorang winger atau penyerang sayap, Gakpo punya kemampuan yang komplit. Intelegensinya bagus, skillnya olah bolanya di atas rata-rata  dan punya fisik yang kokoh.

Gakpo adalah tipikal pemain yang cerdas ketika bermain. Ia tahu betul kapan harus mengandalkan kecepatan dan kapan harus melambatkan tempo. Kecerdasannya juga ia gunakan untuk mencari ruang-ruang kosong yang di pertahanan lawan.

Selain itu pemain berusia 23 tahun tersebut juga memiliki kemampuan dribbling yang mumpuni. Ia cepat, skill full, dan punya akurasi tembakan jarak jauh dan dekat yang akurat.

Postur jangkung setinggi 188 cm yang ia miliki ternyata berpengaruh banyak ketika melakukan duel. Berdasarkan data dari sofascore.com pemain Timnas Belanda tersebut rata-rata memenangkan duel udara dan lapangan di atas 50%.

https://twitter.com/SkyFootball/status/1583060457547395072?s=20&t=4rLlAOn1BP3BJ-7LDH94hQ

Selain itu Gakpo juga seorang finisher yang klinis. Ia bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun menjadi gol. Di musim 2022/2023 angka xG-nya hanya 6,26 tapi sudah 13 gol yang sudah ia sarangkan ke gawang lawan. 

Tak hanya gol, Gakpo juga raja asis bagi PSV Eindhoven. Musim ini saja ia sudah mencetak 11 asis bagi klub yang ia bela. Tak mengherankan di dua musim ini angka gol asisnya selalu di atas angka 20.

BACA JUGA:  Copa America Centenario: Lionel Messi dan Urgensi Gelar bagi Argentina

Posisi dan ruang gerak Gakpo

 

Berdasarkan pemetaan posisi yang dilakukan whoscored.com, Cody Gakpo bisa bermain di tiga posisi sekaligus baik di klub maupun timnas. Yaitu penyerang sayap, gelandang sayap, dan gelandang serang. Namun potensi terbesar Gakpo akan keluar adalah ketika diberikan posisi sebagai penyerang sayap dan gelandang sayap. Karena ketika bermain di dua posisi tersebut ia mampu mencetak lebih banyak gol dan asis.

Selain ketiga posisi di atas, Gakpo juga pernah dimainkan sebagai seorang penyerang murni nomor 9 sebanyak tiga kali. Menurut Van Gaal, pelatih Timnas Belanda, pemosisian Gakpo sebagai striker karena untuk memanfaatkan posturnya yang tinggi dan fisiknya yang kokoh sehingga bisa memenangkan duel di kotak penalti. 

Berdasarkan heatmap dari sofascore.com area gerak Gakpo sangat dominan di sektor kanan pertahan lawan. Selain menyisir sektor sayap, Gakpo juga terlihat sering melakukan cut inside ke dalam area penalti lawan dan melakukan tembakan.

Dari grafis tersebut juga membuktikan aspek bertahan Cody Gakpo masih menjadi kendala. Gakpo terlihat malas untuk melakukan trackback membantu pertahanan ketika PSV diserang.

“Jika dibandingkan dengan Mane dan Salah, Gakpo masih harus banyak belajar. Mane dan Salah juga baik dalam bertahan, Gakpo masih harus berkembang di poin tersebut,” ucap Direktur Sepak Bola PSV, John de Jong.

Gaya bermain

Layaknya sang idola, Thierry Henry, pemain binaan PSV muda ini juga memiliki gaya main yang mirip. Meskipun di plot sebagai penyerang sayap, Gakpo sering sedikit ke bawah untuk menjemput bola untuk melakukan progressive carriers melalui dribbling dan kemudian cut inside dan melakukan tembakan, crossing atau umpan satu dua.

Berdasarkan data dari The Athletic, tingkat keberhasilan drible Gakpo di musim ini diangka 52%. Kemudian untuk progressive carries-nya melalui dribelnya rata-rata mencapai 14,2 per 90 menit.

BACA JUGA:  Internazionale Milano yang Penuh Masalah

Sebagai otak serangan, Gakpo juga cukup sering melakukan key passes dan terlibat dalam membangun serangan. Ia rata-rata melakukan 4,2 key passes dan 61 sentuhan per 90 menit. Sehingga tidak heran ia sudah mengemas 11 asis di musim ini dan 46 asis sepanjang kariernya bersama De Boeren, julukan PSV.

Gakpo juga tipikal penyerang yang suka melakukan tembakan baik dari luar maupun dalam kotak penalti. Rata-rata ia melakukan 4,5 tembakan per laga dan menjadikannya sebagai pemain terbanyak melakukan tembakan di Eredivisie 2022/2023 sejauh ini.

Buruan panas klub papan atas

Dengan apiknya performa Cody Gakpo tentu ia menjadi komoditi panas bagi klub papan atas Eropa, terutama Manchester United. Musim panas lalu ia sebenarnya selangkah lagi bisa berseragam Manchester United, Leeds United, dan Southampton. Namun tiba-tiba gagal di detik-detik akhir karena ada permasalahan negosiasi.

Musim dingin ini namanya kembali mencuat di daftar teratas buruan Setan Merah. Mengingat Cristiano Ronaldo menyiratkan hendak hengkang dari Old Trafford dan The Red Devils butuh seorang suksesor yang sepadan.

https://twitter.com/FabrizioRomano/status/1582666615228796929?s=20&t=iRQP6_mLl4MhjOkwQWyFDw

Selain United, sebetulnya Bayern Munchen juga tertarik untuk menggunakan jasa pemain andalan PSV Eindhoven ini. Namun, Setan Merah sedikit diunggulkan selain karena faktor Ronaldo yang akan hengkang, ada peran Ten Hag dan Ruud Van Nistelrooy selaku pelatih PSV yang juga mantan legenda Manchester merah.

Lalu kemanakah Cody Gakpo akan berlabuh?

Komentar
Medioker yang bisa diandalkan. Kadang dukung Manchester United kadang dukung AC Milan. Bisa kalian sapa di twitter @CandraBantara