Pencarian Sepatu Terbaik Haaland

Erling Haaland
Pemain Manchester City, Erling Haaland. (promediateknologi.com)

Erling Haaland sedang dalam pencarian sepatu terbaiknya. Cristiano Ronaldo sudah barang pasti identik dengan sepatu Nike yang digunakannya sejak pertama kali berseragam Setan Merah.

Lionel Messi juga selalu beralas kaki merk Adidas selama karier cemerlangnya. Pertarungan keduanya bahkan tak hanya terjadi di lapangan, namun juga merambah ke apparel sponsor mereka, Nike dan Adidas.

Umumnya seorang pemain bintang punya kontrak kerja sama dengan brand sepatu ternama. Nike, Adidas, dan Puma menjadi tiga teratas yang mendominasi persaingan brand sepatu sepakbola.

Beberapa pemain macam Toni Kroos bahkan tak pernah ganti tipe sepatu kesayangannya, Adidas Adipure Pro 11 sejak 2013 silam. Identitas brand selalu melekat dalam diri seorang pemain bintang, apalagi jika kerja sama antar keduanya telah terjalin sejak lama.

Namun, sisi berbeda diperlihatkan Haaland di musim 2022/2023. Dalam sebuah kesempatan, ia pernah dikritik karena secara bersamaan memadukan sepatu Nike Air Jordan dengan hoodie Adidas saat tampil kasual.

Suatu perpaduan yang bisa dibilang haram oleh masyarakat kebanyakan. Tapi, Haaland tak peduli dengan itu dan hanya sekadar senang memakainya. Alasan lainnya karena kontrak Haaland bersama Nike telah berakhir sejak Januari 2022 dan belum diperpanjang.

Pasca itu, ia juga beberapa kali terlihat menggunakan sepatu dari berbagai merk ternama. Saat laga Community Shield 2022 melawan Liverpool, Haaland mengenakan Adidas X Speedportal edisi terbaru, sama seperti yang dipakai Mohamed Salah hingga Messi.

Waktu awal pengenalannya di Manchester CIty, ia justru memakai produk Puma yang juga apparel utama The Citizens. Sementara di laga terbaru kontra AFC Bournemouth, bintang lapangan berusia 22 tahun itu kembali ke sepatu favoritnya, Nike Mercurial Vapor. Sepatu dan brand yang telah bekerja sama dengannya sejak masih di Molde dari usia 14 tahun.

BACA JUGA:  Sepatu Haller x Puma yang Didedikasikan untuk 'Melawan' Kanker

Setelah kontrak seorang pemain dengan brand tertentu berakhir, umumnya seorang pemain memiliki kesempatan 6 bulan matching rights period atau periode waktu untuk bebas memakai brand apapun dan menimbang keputusan brand apa yang cocok untuknya setelah kesepakatan sebelumnya berakhir.

Nike dengan nilai historis bersama CR7, Michael Jordan, Tiger Woods, hingga Rafael Nadal bersaing ketat dengan Adidas yang punya identitas di dalam diri Messi, Pogba, dan Salah. Sementara Puma dengan Neymar hingga Usain Bolt sebagai ambassador-nya tengah memperbanyak kerja sama dengan para atlet sembari menentukan target brand ambassador yang tepat sesuai nilai mereka.

Dilansir The Athletic, David Cockayne, seorang profesor pencetus bidang sports business and management di University of Liverpool menyampaikan bahwa saat ini endorsement untuk para atlet telah lebih dari sekadar tujuan jangka pendek dalam bentuk penempatan logo atau ikon antar kedua belah pihak.

Semakin besarnya pengaruh yang diciptakan atlet di lapangan ditambah dengan ekspos masif media sosial dapat membawa sebuah brand untuk lebih dekat dengan para penggemar. Dalam urusan Haaland, ia bisa menanamkan nilai sebuah brand kepada generasi yang lebih muda dan punya nilai jangka panjang mengingat Haaland masih sangat muda dengan bekal potensi luar biasa.

Cockayne menambahkan, jika brand tak mampu beresonansi dan dekat dengan target audiensnya di generasi yang sekarang, maka mereka hanya menikmati exposure namun tak mampu membuat para penggemar membeli produk yang dijual. Haaland dan Mbappe ditengarai menjadi yang paling potensial untuk pasar dalam waktu 10 tahun ke depan.

Kebersamaan Haaland dengan Nike sejak masih di Molde tentu tak mudah terganti oleh brand baru. Butuh penyesuaian jika Haaland ingin mengenakan sepatu dari merk lain. Kabarnya, nilai kontrak dengan Haaland saat ini mencapai 15 juta paun atau sekitar 260 miliar rupiah per tahun.

BACA JUGA:  Nostalgia Adidas dengan Manchester United

Nilai yang fantastis saat masa pemulihan dari krisis finansial pandemi COVID-19. Apalagi, Haaland bersama Norwegia tahun ini akan absen di gelaran Piala Dunia 2022. Hal itu sedikit banyak mempengaruhi valuasinya dalam hal kerja sama dengan brand. Kira-kira brand mana ya yang paling cocok untuk Haaland sekarang?

Komentar