Tim Algojo Tendangan Bebas Peneror Gawang Lawan

Sepakbola sebagai kultus dalam berbagai budaya bisa diterjemahkan sebagai penanda zaman di mana para legenda-legenda lahir dan berkarier.

Setiap legenda pasti memiliki keahlian dan keunikan masing-masing yang mampu menciptakan perbedaan dalam sebuah pertandingan.

Esensi bahwa yang mencetak gol lebih banyak adalah pemenang dari sebuah pertandingan sepakbola bikin semua pihak berlomba-lomba untuk mencetak gol melalui bermacam cara.

Paling umum, tentu lewat situasi open play yang mengalir. Walau demikian, mencetak gol via set piece atau memanfaatkan bola mati juga sesuatu yang begitu krusial. Hal ini pula yang dikuasai oleh sejumlah pesepakbola.

Lantas, bagaimana jika kita menyusun sebuah tim yang berisikan para algojo tendangan bebas? Bisa dijamin, para penjaga gawang lawan akan ketar-ketir saban tim ini mendapat tendangan bebas.

Kiper

Rogerio Ceni

Amerika Latin pernah memiliki kiper-kiper legendaris yang doyan bikin gol seperti Jose Luis Chilavert dan Rene Higuita, tetapi belum ada yang memiliki rekor sehebat Rogerio Ceni.

Mantan kapten Sao Paulo ini memiliki rekor mencetak gol yang luar biasa dengan koleksi 131 gol. Hebatnya, 61 gol diantaranya berasal dari tendangan bebas.

Bek

Roberto Carlos

Cepat, gesit, dan bertenaga jadi ciri khas eks bek kiri tim nasional Brasil ini. Carlos populer sebagai pencetak gol ulung dari situasi open play maupun memanfaatkan bola mati.

Siapa yang bisa lupa dengan gol fantastisnya ke gawang Fabien Barthez di ajang Tournoi de France 1997?

Sepanjang kariernya, Carlos yang juga menjadi primadona dalam permainan Winning Eleven, sudah mengemas puluhan gol dan banyak yang berasal dari sepakan bebas.

Sinisa Mihajlovic

Akurat dan efektif. Barangkali itu gambaran kemampuan pemenang gelar Piala/Liga Champions 1990/1991 bersama Red Star Belgrade, Sinisa Mihajlovic.

Sampai hari ini, pria yang kini menyandang status pelatih Bologna itu menjadi pemain dengan gol tendangan bebas terbanyak di kancah Serie A.

Salah satu aksi paling fenomenal yang dibukukan Mihajlovic adalah trigol via sepakan bebas dalam laga Lazio versus Sampdoria pada musim 1998/1999 silam.

Ronald Koeman

Penggemar Barcelona era 1990-an jelas ingat dengan gol tendangan geledek Koeman ke gawang Sampdoria pada final Piala/Liga Champions. Gol semata wayang lelaki Belanda ini menjadi penanda raihan trofi Si Kuping Besar perdana bagi klub Catalan tersebut.

BACA JUGA:  Mengenal Atribut Kostas Tsimikas, Pelapis Sisi Kiri Liverpool

Sepanjang kariernya di atas lapangan, Koeman yang sekarang jadi pelatih Barcelona mampu menggelontorkan 60 gol dari sepakan bebas. Hal itu dilakukannya saat mengenakan kostum klub maupun tim nasional.

Gelandang

David Beckham

Mantan pemilik nomor punggung 7 di Manchester United ini memang punya spesialisasi dalam hal mengeksekusi bola mati. Gaya eksekusinya pun tergolon unik dan artistik. Saking uniknya, sejumlah ahli fisika kawakan sampai menuliskan rumus untuk menciptakan tendangan bebas seperti Beckham.

Selama aktif bermain, suami dari Victoria ini sanggup mendulang 65 gol dari tendangan bebas. Salah satu yang paling ikonik tentu golnya ke gawang timnas Yunani saat mengenakan baju timnas Inggris.

Andrea Pirlo

Juara Piala Dunia 2006 bersama Italia ini membukukan 26 gol via sepakan bebas selama merumput di Serie A. Catatan itu cuma kalah dua biji dari Mihajlovic. Sebuah bukti kalau Pirlo memiliki keahlian khusus perihal mengeksekusi bola mati.

Lelaki yang sekarang jadi pelatih Juventus ini mengaku belajar cara mengeksekusi tendangan bebas dari legenda timnas Italia, Roberto Baggio, selama masa peminjamannya di Brescia. Semenjak saat itu, di manapun Pirlo merumput, ia selalu jadi eksekutor tendangan bebas.

Juninho Pernambucano

Mungkin saja, Juninho adalah eksekutor tendangan bebas terbaik sepanjang masa. Total ada 77 gol yang ia ciptakan via sepakan bebas, baik di level klub maupun timnas. Beberapa tim papan atas Eropa seperti Barcelona dan Real Madrid pernah menjadi korban keindahan eksekusi pria yang lama memperkuat Olympique Lyonnais ini

Cara Juninho mengeksekusi tendangan bebas begitu khas dan disebut knuckle ball. Bola yang disepaknya akan melambung di atas pagar betis lalu perlahan menukik saat mendekati gawang. Teknik ini sendiri banyak diadaptasi oleh para penendang bebas masa kini.

Shunsuke Nakamura

Menjadi andalan Yokohama F. Marinos selama kurang lebih enam musim, Nakamura lalu merantau ke Eropa. Kesebelasan Italia, Reggina, jadi pelabuhannya. Bersamaan dengan itu, keahliannya dalam mengeksekusi tendangan bebas kian terlihat. Banyak gol yang berhasil diciptakannya lewat metode ini.

BACA JUGA:  Memori Winning Eleven, dari Castolo hingga Roberto Carlos

Saat hijrah ke Celtic FC di Skotlandia, sosok berkaki kidal ini makin menjadi-jadi. Ia menjadi eksekutor bola mati nomor satu tim dan membawa The Bhoys menggondol sejumlah gelar. Setelah puas berpetualang di Benua Biru, Nakamura lalu pulang ke Jepang buat membela Marinos lagi sebelum berlabuh ke Jubilo Iwata dan Yokohama FC.

Diego Maradona

Diego Maradona akan selalu identik dengan gol tangan Tuhan-nya ke gawang Inggris yang kemudian berperan besar menghantarkan Argentina meraih Piala Dunia 1986. Namun sulit memungkiri bahwa dirinya juga algojo tendangan bebas yang sangat brilian.

Pria berjuluk El Pibe de Oro ini tahu cara mencetak gol indah via sepakan bebas dan sanggup menjebol gawang lawan dari cara ini sebanyak 62 kali. Bahkan, dirinya pula yang menempa Lionel Messi sehingga punya kemampuan apik dalam mengeksekusi sepakan bebas.

Penyerang

Thierry Henry

Walau jumlah gol tendangan bebasnya di ajang Liga Primer Inggris cuma 12 buah, tetapi Henry akan selalu dikenang sebagai eksekutor sepakan bebas yang hebat. Cara eksekusinya dinilai stylish oleh banyak kalangan dan berbeda dari pemain-pemain lainnya.

Lelaki Prancis ini sendiri mengaku bahwa gayanya itu terinspirasi dari pemain NBA, Allen Iverson. Henry pernah dinobatkan sebagai 10 eksekutor tendangan bebas terbaik tahun 2006 oleh majalah Soccer.

Alessandro Del Piero

Sosok yang kerap menjulurkan lidah saat melakukan selebrasi usai mencetak gol ini memang salah satu eksekutor andal bola-bola mati. Juventus sangat beruntung memiliki Del Piero. Selama berkiprah di Serie A, ada 22 gol yang diciptakannya lewat cara ini.

Bahkan di ajang Liga Champions, Del Piero sempat menjadi pemegang rekor pencetak gol terbanyak via tendangan bebas dengan koleksi 11 buah sampai akhirnya disalip oleh Cristiano Ronaldo medio 2016 silam.

Nah, siapa saja yang pantas dimasukkan sebagai pemain cadangan dari skuad ini? Tulis jawabanmu di kolom komentar, ya.

 

Komentar
Penggemar Real Madrid sejak tahun 2001 dan bisa disapa via akun Twitter @erwinmettal